Paguyuban Pengusaha Konveksi Subur Rahayu Bagi Peningkatan Ekonomi Pelaku Usaha

Rating:

Paguyuban Pengusaha Konveksi Subur Rahayu Bagi Peningkatan Ekonomi Pelaku Usaha.

TRISAKTINEWS.COM, BANDUNG – Paguyuban Kelompok Pengusaha Konveksi Subur Rahayu berkesempatan menyelenggarakan Acara Kopdar dengan mengambil tema “Membangun Perekonomian Nasional Berdasarkan Ekonomi Yang Berkeadilan” dalam rangkaian kegiatan Annual Meetings 2018 yang bertempat di Rumah Makan Ampera Bojongsoang, Minggu (14/10/2018).

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Paguyuban Subur Rahayu, Ariska Sopyan menyampaikan, kopdar ini bertujuan untuk mendapatkan pandangan dari anggota yang merupakan bagian terkait dari Paguyuban, Pihak pemerintah, bank, serta institusi dibidang usaha lainnya.

Dia menyebutkan, masukan dari banyak pihak itu berguna untuk mengeksplorasi beberapa poin terkait cara memperkuat daya saing UKM berorientasi ekspor dalam e-commerce global

Paguyuban Kelompok Pengusaha Konveksi Subur Rahayu berkesempatan menyelenggarakan Acara Kopdar dengan mengambil tema “Membangun Perekonomian Nasional Berdasarkan Ekonomi Yang Berkeadilan”.

“Fokus dari Kopdar ini adalah menciptakan strategi, memberikan dukungan, dan meningkatkan kesiapan untuk para pelaku usaha berorientasi ekspor dalam memasuki e-commerce global,” ungkap dia.

Sebagai informasi, PKPK Subur Rahayu merupakan sebuah lembaga pembinaan bagi para pengusaha konveksi, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi yang didirikan lewat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009. Prioritas PKPK Subur Rahayu adalah mempertahankan kemampuan industri padat karya, menumbuhkan multiplier effectsekonomi rakyat, dan mengembangkan chanelling produk Indonesia di pasar ekspor.

Melihat potensi tersebut, salah satu bentuk dukungan PKPK Subur Rahayu yakni dengan menginisiasi suatu program untuk membantu para pelaku usaha berorientasi ekspor, yaitu Digital Handholding Program (DHP).

Ariska Sopyan Selaku Ketua Umum menyampaikan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp menambahkan, “Melalui DHP ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM berorientasi ekspor untuk meningkatkan daya saing produk unggulannya di pasar global. Selain itu, PKPK Subur Rahayu juga akan melakukan pendampingan, memberi fasilitas serta pelatihan yang diberikan secara berkesinambungan.

Melalui DHP ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM berorientasi ekspor untuk meningkatkan daya saing produk unggulannya di pasar global.

“Sehingga pelaku UMKM ekspor indonesia akan mampu memasarkan, memperluas akses pasar, serta mempromosikan produknya di pasar global,” ujar dia.

Senada dengan Bayu El-Ironi, SE, selaku Penasehat Paguyuban saat dihubungi melalui sambungan telpon, bahwa “Pelatihan konveksi akan terus dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan pengusaha demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bayu merasa yakin, konveksi ini akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat di masa mendatang. “Pelatihan ini sampai benar-benar memberikan pembekalan konsep usaha dalam menghadapi persaingan, akan kontinu pelatihannya, tidak hanya sekali”. tutupnya. (Eka)

Tags:
author

Author: 

Biarlah Sejarah Membaca dan Menjawabnya