Kabid Tata Ruang Bekasi Akui Terima 90.000 Dollar Singapura dari Lippo Group

Rating:

TRISAKTINEWS.COM, JAKARTA – Dilansir dari KOMPAS.com, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa (16/10/2018) dini hari.

Saat diperiksa, Neneng Rahmi mengakui menerima 90.000 dollar Singapura dari Lippo Group.

“NR mulai mengakui beberapa perbuatannya. Namun, saat penyerahan diri tadi, yang bersangkutan belum bisa membawa uang 90.000 dollar Singapura tersebut,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa.

Dalam operasi tangkap tangan, KPK menduga telah terjadi penyerahan uang dari Taryudi, konsultan Lippo Group kepada Neneng Rahmi.

Penyerahan uang dilakukan di jalan raya.

Namun, Neneng Rahmi yang sebelumnya diduga berada di mobil BMW putih, diduga mencoba melarikan diri ke sebuah jalan dekat pintu tol arah Cikampek.

“KPK menghargai sikap kooperatif saksi ataupun tersangka dalam kasus ini. Hal tersebut tentu akan dipertimbangkan sebagai alasan yang meringankan tuntutan,” kata Febri.

Dalam kasus ini, Bupati Bekasi Neneng Hassanah dan para kepala dinas di Pemkab Bekasi diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group.

Namun, hingga operasi tangkap tangan, diduga baru terjadi penyerahan uang sebesar Rp 7 miliar.

Pemberian uang itu terkait perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Selain bupati dan para kepala dinas, Neneng Rahmi juga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Sumber : Kompas.com

Tags:
author

Author: 

Biarlah Sejarah Membaca dan Menjawabnya

2 Responses

  1. Trisaktinews | Bupati Bekasi Ditangkap, Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Taati Aturan Tata Ruang5 bulan ago

    […] Baca : Kabid Tata Ruang Bekasi Akui Terima 90.000 Dollar Singapura dari Lippo Group […]

    Reply
  2. Trisaktinews | Wanti-wanti Mendagri Setelah Ditangkapnya Bupati Bekasi5 bulan ago

    […] Baca : Kabid Tata Ruang Bekasi Akui Terima 90.000 Dollar Singapura dari Lippo Group […]

    Reply

Tinggalkan Balasan