10 Point KSM Trisakti Jaga Pilkada Serentak 2018 Damai & Aman

Rating:

Yuk Jaga Pilkada Serentak 2018 Damai & Aman

TRISAKTINEWS.COM, BANDUNG – Kelompok Swadaya Masyarakat Trisakti melalui pernyataan resminya berharap masyarakat luas khususnya Provinsi Jawa Barat melalui momentum pilkada ini dapat berperan aktif dan konstruktif dalam pemilihan kepala daerah guna meningkatkan kesejahteraan, kemakmuran dan kemajuan rakyat.

10 Point Pernyataan Resmi Kelompok Swadaya Masyarakat Trisakti Terkait Pilkada Serentak di tahun 2018 yang disampaikan oleh Ketua Umum KSM Trisakti Habinsaran Pardomuan Sianturi, tertanggal 27 Juni 2018 Pukul 00:30 WIB adalah:

Pilkada 2018 17 Provinsi 39 Kota 115 Kabupaten Damai & Aman

1. Penyelenggara Pilkada hendaknya bekerja profesional, independen, transparan, obyektif, akuntabel, adil, dan penuh tanggung jawab untuk terselenggaranya Pilkada yang berkualitas.

2. Memastikan seluruh tahapan dan proses Pilkada berlangsung dengan demokratis, sesuai aturan, aman, tertib, dan lancar sehingga menghasilkan kepemimpinan di daerah yang benar-benar mengutamakan kepentingan dan kemakmuran rakyat di atas segalanya.

3. Pilkada merupakan proses politik yang sangat penting dan strategis dalam menentukan kepemimpinan Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai salah satu penentu kemajuan dan kemakmuran masyarakat di daerah. Semua pihak hendaknya berperan serta menyukseskan Pilkada sesuai dengan posisi dan fungsi masing-masing secara konsisten dan bertanggungjawab.

4. Para kandidat hendaknya bersaing secara sehat, sportif, berjiwa ksatria, dan mematuhi semua peraturan dengan menjauhi praktik politik uang, keculasan, kecurangan, kekerasan, kampanye hitam serta pernyataan-pernyataan yang mengandung unsur kebencian dan bernuansa SARA.

5. Para kandidat dan tim kampanye hendaknya tidak melakukan politisasi agama yang mereduksi nilai-nilai luhur agama dan berpotensi memecah belah masyarakat, umat, dan bangsa.

6. Pemerintah dan aparatur negara hendaknya mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada sesuai dengan tugas, kewenangan, dan tanggung jawab yang tinggi.

7. Pemerintah dan aparatur negara hendaknya benar-benar menjaga netralitas, integritas, dan kredibilitas serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompok dengan tidak menggunakan dan menyalahgunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan pemenangan salah satu pasangan baik secara langsung ataupun tidak langsung.

8. Kepada masyarakat yang akan melaksanakan Pemilihan Umum Daerah Baik Provinsi, Kabupaten/Kota agar dalam menentukan pilihan mempertimbangkan dan mengutamakan pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan, visioner, amanah, berakhak mulia, bersih dari korupsi, mampu menjalin kerjasama dengan semua elemen bangsa, berjiwa negarawan, dan berdedikasi tinggi dalam melayani seluruh rakyat.

9. Masyarakat yang akan melaksanakan Pemilihan Umum Daerah Baik Provinsi, Kabupaten/Kota , hendaknya berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam proses Pilkada dengan menjadi pemilih yang kritis, cerdas, arif, dan dewasa serta memberikan suara dengan penuh tanggung jawab.

10. Masyarakat hendaknya saling menghormati perbedaan pilihan, menjaga ketertiban, dan memelihara persatuan bangsa. Masyarakat, para kandidat, dan pendukung hendaknya menerima hasil-hasil Pilkada secara ksatria; yang menang tidak jumawa dan merayakan kemenangan secara berlebihan dan yang kalah dapat legawa menerima kekalahan. (RED)

Tags:
author

Author: 

Biarlah Sejarah Membaca dan Menjawabnya